Home Media PMI / TKI CPMI Harus Bedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan

CPMI Harus Bedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan

561
0
SHARE
CPMI Harus Bedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan

Keterangan Gambar : CPMI Harus Bedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan

 mediaLABOUR.com  Madiun – Ratusan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) mendapatkan edukasi keuangan dan rekening emas gratis dalam rangkaian kegiatan “Program Edukasi Pengelolaan Keuangan Pekerja Migran Indonesia” yang dilaksanakan pada tanggal 19 - 21 Februari 2020. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Madiun bersama PT. Pegadaian (Persero) yang diadakan di Pelaksana Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Barkahayu Safarindo (Kabupaten Magetan), P3MI Permata Sukses Abadi (Kabupaten Madiun), dan P3MI Andhika Putra Mandiri (Kabupaten Ponorogo).

Program edukasi yang diikuti oleh 50 orang CPMI yang terdaftar di masing-masing P3MI dengan berbagai negara tujuan penempatan, utamanya negara Hongkong dan Taiwan ini diadakan dengan tujuan memberikan wawasan terkait pengelolaan keuangan yang baik kepada CPMI.

Manager Pegadaian Area Madiun, Aming Tri Utami, saat pembukaan acara mengatakan bahwa para CPMI dan P3MI yang terpilih untuk menjadi bagian dari acara tersebut sangatlah beruntung.

“CPMI bukan hanya akan mendapatkan ilmu terkait pengelolaan keuangan saja, tapi juga dibukakan rekening investasi emas pegadaian secara cuma-cuma beserta uang transport dan konsumsi”, ujarnya.

Semenjak acara dibuka, tampak antusiasme CPMI untuk mengikuti rangkaian acara dan mencatat materi yang mereka terima karena mereka sudah memiliki gambaran jelas pentingnya penerapan ilmu dan fasilitas yang mereka peroleh nantinya.

Koordinator P4TKI Madiun, R. Bagus Marseto menyampaikan bahwa CPMI diharapkan dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

"Terlebih lagi bisa memprioritaskan dana utamanya untuk memenuhi kebutuhan dan menomorduakan keinginan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, ia juga memberitahukan salah satu bentuk alokasi keuangan yang menurutnya optimal dengan skema: 40% untuk memenuhi kebutuhan, 30% keinginan, 20% tabungan, dan 10% investasi.

Investasi emas adalah salah satu jenis investasi yang coba dikenalkan oleh PT. Pegadaian (Persero) pada para CPMI. Para peserta juga akan dibukakan rekening investasi emas secara cuma-cuma. Para CPMI diharapkan nantinya bisa mengalokasikan sebagian gaji mereka untuk investasi.

“Bukan tidak mungkin suatu saat nanti investasi emas yang dimiliki nantinya bisa mencapai bobot kilogram apabila kalian mampu rutin menyisihkan sebagian gaji untuk investasi,” imbuh Bagus.*** (Humas/P4TKI Madiun)