Home Kesehatan Erick Thohir: Tak Memaksa Bos Bos UMKM Untuk ikut Vaksinasi Gotong Royong

Erick Thohir: Tak Memaksa Bos Bos UMKM Untuk ikut Vaksinasi Gotong Royong

SHARE
Erick Thohir: Tak Memaksa Bos Bos UMKM Untuk ikut Vaksinasi Gotong Royong

Keterangan Gambar : Erick Thohir

mediaLABOUR.com - Jakarta - Vaksinasi Gotong Royong, telah di mulai sejak selasa (18/5/2021). Untuk tarif Vaksinasi Gotong Royong di kenakan biaya maksimak Rp.439.570 per dosis.dengan perincian harga Vaksin Rp 321.660 per dosis dan biaya pelayanan vaksinasi sebesar Rp.117.910 per dosis.

Dikutip dari Tribunnews.com, menurut Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi), Timboel Siregar biaya tersebut dinilai relatif mahal dan membebani para pengusaha.

"Ini akan membebani pengusaha, terlebih lagi bagi pengusaha yang memiliki banyak pekerja (pada sektor padat karya)," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Erick Thohir mengungkapkan, penetapan harga vaksinasi gotong royong telah dilaksanakan secara transparan.

Dilansir dari Kompas.com, Erick Thohir memastikan bahwa pemerintah tak mencari untung meski pengadaannya dilakukan oleh BUMN farmasi, PT Bio Farma (Persero).

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menjelaskan, vaksinasi gotong royong memang berbeda dengan program vaksinasi covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah secara gratis.

Sebab, pemerintah diketahui telah menggelontorkan Rp 77 triliun untuk pembelian vaksin covid-19 yang diberikan secara gratis ke masyarakat.

Erick Thohir bahkan menegaskan, pihaknya tak memaksa para pengusaha untuk mengikuti program vaksinasi gotong royong apabila dinila memberatkan.

Apabila merasa terbebani atas biaya vaksinasi gotong royong, Erick Thohir memberi pilihan pada para pengusaha untuk ikut dalam program vaksinasi yang diadakan pemerintah secara gratis.

Jadi sebenarnya UMKM ini punya dua opsi, apa ingin ikut berkontribusi mempercepat Vaksinasi atau ikut program Vaksin pemerintah yang gratis,"kata Erick.

Pemerintah tidak Pernah meminta ataupun memaksa UMKM untuk Vaksin yang berbayar, tidak, karena kita juga sudah punya program Vaksin  dari pemerintah yang gratis," jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pengadaan Vaksinasi ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan roda perekonomian.

Karena Vaksin gratis dari pemerintah saat ini pengadaannya masih terbatas. Sehingga, pihak swasta menetapkan pemberian Vaksin gratis pada Karyawan yang biayanya di tanggung oleh para Pengusaha. (Lagaligo)